November 28th, 2005

seperti apa Kamu

aku kadang mikir, Kamu itu kekasih seperti apa.
apa artinya waktu aku nyanyi 'you'll never let me go, thru it all'..
mungkin, semua itu Kamu ceritakan waktu Adam dan Hawa jatuh dalam dosa.
Waktu mereka tanpa sadar merobek-robek jubah kekudusan yang Kau kenakan pada mereka waktu mereka diciptakan.

Seperti, seorang cowo yang akan bepergian di musim dingin. Ia membuang syal yang diberikan seorang cewe karena dia baru saja menerima syal yang tampak lebih bagus dari cewe kedua tepat sebelum berangkat.
Tapi ternyata syal itu hanya indah sesaat, dicuci sekali lalu jadi ga karuan. Dan sekarang cowo itu tanpa syal di musim dingin. Seperti Adam dan Hawa yang telanjang.
Lalu dia bertemu lagi dengan cewe pertama itu, yang sudah tau apa yang terjadi dengan syal yang dia berikan, karena cewe kedua cerita dengan bangga pada dia.
Hati cewe itu sakit. sakit sekali.. Dia ngga akan bisa lagi buatkan syal bagus seperti yang dia pertama buatkan. Karena untuk membuat syal yang pertama itu, dibutuhkan bahan yang namanya 'kesucian'. Dan bahan itu sudah tidak ada.
Tapi, dia ngga tega melihat cowo itu kedinginan.
Lalu dia rajut lagi sebuah syal, seperti Kamu membuatkan pakaian buat Adam dan Hawa sebelum mereka harus meninggalkan Eden.

Cowo itu kaget, lalu bertanya 'mengapa kamu masih mau membuatkan syal untukku? mengapa kamu ngga takut aku sakiti lagi? dan bukankah kamu sudah ngga punya bahan 'kesucian' lagi?'

Cewe itu jawab 'aku sakit dan akan terus sakit waktu kamu kembali membuang syal yang kubuat. tapi aku membuat dan akan terus membuat syal baru buat kamu waktu kamu datang ke aku selama aku masih punya bahan 'kesetiaan' yang aku pakai untuk buat syal kedua ini'

'Dan bahan 'kesetiaan' itu, masih banyakkah?'

'Tidak pernah habis...'

Kamu ngga akan mengejarku dan memaksaku tinggal waktu aku melangkah menjauh. Tapi Kamu akan mengikutiku dan membayangiku. Karena ada waktu aku terhilang dan hancur, dan terlalu lemah untuk berjalan mendaki ke tempat dari mana aku meninggalkan Engkau.
Tapi Engkau ada disana, dilembah dimana aku terpuruk dan mengangkatku naik.
Bodoh.. aku rasa Kamu itu sungguh bodoh kadang.
Untuk Kamu yang 'bodoh', setiap nafasku..
Posted by phoenix_chix at 07:01 PM | 1 comments
Login to your account to post comment

You are not logged into your Tabulas account. Please click here to login.

Post comment as a guest

Your name:

Your email: (will not be posted publicly)

Your website:



pengembara (guest)

Comment posted on November 29th, 2005 at 10:59 AM
paling tidak masih ada cinta seperti itu...cinta dari Seseorang yang bodoh..